Jakarta, 6 Mei 2026 – Majelis hakim dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus menegaskan pentingnya menghadirkan ahli kimia dalam persidangan guna memperjelas unsur zat yang digunakan dalam kejadian tersebut.
Permintaan itu disampaikan hakim saat jalannya persidangan untuk memastikan proses pembuktian berjalan lebih lengkap dan objektif, terutama terkait jenis cairan yang diduga digunakan dalam aksi penyiraman.
Menurut hakim, keterangan ahli kimia diperlukan untuk menjelaskan kandungan zat, tingkat bahaya, serta dampak cairan terhadap tubuh korban berdasarkan analisis ilmiah.
Kasus penyiraman air keras ini sebelumnya menjadi perhatian publik karena menyebabkan korban mengalami luka serius dan trauma berat akibat cairan berbahaya yang disiramkan.
Dalam sidang yang berlangsung, jaksa penuntut umum terus menghadirkan saksi dan berbagai alat bukti guna memperkuat dakwaan terhadap terdakwa.
Sementara itu, pihak kuasa hukum terdakwa juga menyampaikan sejumlah keberatan dan meminta seluruh proses pembuktian dilakukan secara menyeluruh dan adil.
Majelis hakim menilai kehadiran ahli sangat penting agar tidak ada keraguan dalam menilai unsur-unsur perkara, khususnya terkait tingkat bahaya zat yang digunakan dalam insiden tersebut.
Persidangan kasus ini terus mendapat perhatian masyarakat karena dianggap sebagai salah satu kasus kekerasan serius yang menimbulkan dampak besar bagi korban.
Sidang akan kembali dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan lanjutan dan kemungkinan menghadirkan ahli sesuai permintaan majelis hakim.






