Jakarta, 17 September 2026 – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 menghadapi tantangan setelah sejumlah pemain mengalami cedera menjelang turnamen yang dimulai pada 24 September. Pelatih John Herdman harus mengevaluasi kembali komposisi Skuad Garuda karena beberapa pemain yang masuk dalam rencananya belum berada dalam kondisi ideal. Jay Idzes menjadi salah satu nama yang paling mendapat perhatian setelah mengalami cedera ketika membela Sassuolo menghadapi Juventus di Serie A Italia. Namun, persoalan Herdman tidak berhenti pada kapten Timnas Indonesia tersebut karena Adrian Wibowo, Miliano Jonathans, Mees Hilgers, Marselino Ferdinan, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama juga termasuk pemain yang kondisi fisiknya menjadi perhatian. Situasi tersebut membuat proses finalisasi skuad belum sepenuhnya selesai meskipun pertandingan pertama Indonesia semakin dekat. Herdman kini harus memastikan pemain yang dipilih benar-benar berada dalam kondisi siap untuk menjalani turnamen dengan jadwal yang relatif padat.
Jay Idzes mengalami masalah fisik ketika Sassuolo mengalahkan Juventus dengan skor 3-2 pada pertandingan Serie A, Minggu, 13 September 2026. Bek berusia 25 tahun tersebut tampil sebagai starter sebelum harus meninggalkan lapangan pada menit ke-81. Pemeriksaan setelah pertandingan menunjukkan adanya cedera tingkat sedang pada otot quadriceps kaki kirinya dan pemain tersebut telah memulai proses rehabilitasi. Kondisi itu membuat peluang Idzes untuk tampil pada FIFA ASEAN Cup menjadi sangat kecil mengingat turnamen berlangsung tidak lama setelah cedera terjadi. Absennya sang kapten berpotensi mengubah susunan lini pertahanan yang sebelumnya dapat dipersiapkan Herdman. Selain kemampuan bertahan, pengalaman dan kepemimpinan Idzes juga menjadi faktor yang perlu diperhitungkan ketika tim pelatih menentukan komposisi baru.
Masalah semakin rumit karena beberapa pemain lain juga belum pulih sepenuhnya dari cedera. Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya menyebut Adrian Wibowo, Miliano Jonathans, dan Mees Hilgers masih menjalani proses pemulihan sehingga belum dapat bergabung dalam kondisi yang diharapkan. John Herdman juga mengakui adanya beberapa cedera dalam periode terakhir yang membuat tim pelatih membutuhkan waktu tambahan sebelum menetapkan daftar final. Kondisi Marselino Ferdinan, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama turut menjadi perhatian dalam persiapan menjelang turnamen. Tim pelatih harus mempertimbangkan perkembangan medis setiap pemain sebelum menentukan apakah mereka cukup siap untuk mengikuti program pertandingan. Dengan waktu yang semakin pendek, setiap perubahan kondisi dapat berpengaruh langsung terhadap keputusan mengenai skuad akhir.
Herdman sebelumnya menyatakan bahwa dirinya sebenarnya sudah memiliki gambaran yang cukup jelas mengenai komposisi pemain yang akan dibawa. Namun, cedera yang muncul pada pekan-pekan terakhir membuat rencana tersebut harus kembali dievaluasi. Pelatih asal Inggris itu memahami risiko cedera dapat terjadi ketika pemain masih menjalani pertandingan bersama klub masing-masing menjelang agenda internasional. Karena itu, proses finalisasi tidak hanya mempertimbangkan kualitas teknis, tetapi juga kondisi fisik dan kemampuan pemain menjalani pertandingan secara beruntun. Memaksakan pemain yang belum pulih sepenuhnya dapat meningkatkan risiko cedera lanjutan selama turnamen. Situasi tersebut membuat kedalaman skuad menjadi semakin penting bagi Indonesia.
Lini belakang menjadi salah satu sektor yang mendapatkan perhatian besar karena Jay Idzes dan Mees Hilgers sama-sama menghadapi persoalan kebugaran. Indonesia sebenarnya masih memiliki beberapa alternatif yang dapat dimainkan di posisi bek tengah. Rizky Ridho, Justin Hubner, Elkan Baggott, hingga Kevin Diks dapat memberikan pilihan kepada Herdman untuk menyusun kombinasi pertahanan sesuai kebutuhan pertandingan. Sejumlah pemain tersebut juga memiliki pengalaman tampil bersama Skuad Garuda sehingga proses adaptasi tidak sepenuhnya harus dimulai dari awal. Meski demikian, perubahan komposisi dalam waktu singkat tetap membutuhkan penyesuaian, terutama terkait koordinasi antarpemain ketika menghadapi tekanan lawan. Tim pelatih memiliki waktu terbatas untuk menemukan kombinasi yang paling sesuai sebelum pertandingan pertama berlangsung.
Situasi serupa juga harus diperhitungkan pada sektor tengah dan sisi lapangan apabila beberapa pemain yang masih menjalani pemulihan akhirnya tidak dapat tampil. Marselino merupakan salah satu pemain yang selama ini memberikan variasi dalam membangun serangan dari lini tengah. Sementara itu, Sandy Walsh dan Shayne Pattynama menawarkan fleksibilitas pada area pertahanan maupun sisi lapangan. Ketidakhadiran sejumlah pemain sekaligus dapat membuat Herdman harus mengubah pembagian peran dalam skuad. Pemain yang sebelumnya diproyeksikan sebagai pelapis berpotensi mendapatkan tanggung jawab lebih besar selama turnamen. Kondisi tersebut sekaligus membuka peluang bagi nama lain untuk memperoleh menit bermain bersama Timnas Indonesia.
FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung mulai 24 September hingga 5 Oktober dengan Indonesia menjadi tuan rumah Premier Division. Skuad Garuda dijadwalkan menjalani pertandingan pertamanya menghadapi Singapura pada 25 September. Indonesia berada di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh sehingga konsistensi sejak pertandingan pertama akan menjadi faktor penting dalam perjalanan menuju fase berikutnya. Status sebagai tuan rumah memberikan keuntungan karena pemain tidak harus menjalani perjalanan internasional panjang selama fase awal. Namun, keuntungan tersebut tetap harus diimbangi kesiapan fisik dan komposisi skuad yang memadai. Cedera sejumlah pemain membuat Herdman harus memastikan setiap posisi memiliki alternatif apabila terjadi perubahan selama kompetisi.
Turnamen kali ini juga memiliki arti penting karena Indonesia ingin menampilkan kekuatan terbaiknya di hadapan pendukung sendiri. Persiapan tim telah dilakukan melalui pemantauan pemain yang berkompetisi di dalam maupun luar negeri. Herdman memiliki pilihan yang cukup luas, tetapi kondisi kebugaran menjadi salah satu faktor yang tidak dapat diabaikan dalam menentukan daftar akhir. Kehilangan beberapa pemain utama tidak otomatis menghilangkan pilihan yang tersedia karena Indonesia memiliki kedalaman skuad lebih besar dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Tantangan bagi tim pelatih adalah memastikan pemain pengganti mampu menjalankan sistem permainan yang telah disiapkan. Waktu latihan menjelang pertandingan pertama akan menjadi periode penting untuk membangun koordinasi tersebut.
Dengan FIFA ASEAN Cup 2026 tinggal beberapa hari lagi, perkembangan kondisi pemain cedera menjadi salah satu faktor utama dalam finalisasi Skuad Garuda. Jay Idzes menghadapi proses rehabilitasi setelah mengalami cedera quadriceps, sementara sejumlah pemain lainnya masih berada dalam pemantauan tim pelatih. Herdman harus mengambil keputusan dengan mempertimbangkan kebutuhan jangka pendek selama turnamen sekaligus kondisi kesehatan pemain. Indonesia masih memiliki beberapa alternatif di berbagai posisi yang dapat digunakan apabila pemain utama tidak tersedia. Persiapan terakhir akan menentukan bagaimana komposisi tersebut disusun untuk menghadapi Singapura pada pertandingan pembuka. Badai cedera memang mengganggu rencana awal, tetapi situasi tersebut sekaligus menjadi ujian terhadap kedalaman pemain dan kemampuan Timnas Indonesia beradaptasi menjelang turnamen regional tersebut.




