Bogor, 21 September 2026 – Warga Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dibuat heboh oleh fenomena air sebuah kolam yang tiba-tiba berubah menjadi merah. Peristiwa tersebut terekam dalam video dan kemudian beredar luas di media sosial hingga menarik perhatian masyarakat. Dalam rekaman terlihat sejumlah warga berkumpul di sekitar kolam untuk menyaksikan perubahan warna yang tidak biasa tersebut. Beberapa orang bahkan terlihat mengambil air berwarna merah menggunakan wadah hingga galon. Ada pula warga yang menggunakan air tersebut untuk mencuci muka. Polisi dan pemerintah desa kemudian turun ke lokasi untuk memastikan kondisi kolam serta mencari tahu penyebab perubahan warna air.
Kapolsek Gunung Sindur AKP Ucup Supriyatna mengatakan pihaknya mendatangi lokasi setelah mendapatkan informasi mengenai video yang beredar. Pengecekan dilakukan bersama Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat setempat. Namun, ketika petugas tiba pada sore hari, air kolam sudah tidak lagi berwarna merah. Kondisinya telah kembali seperti biasa sebagaimana sebelum fenomena tersebut terjadi. Petugas kembali memastikan keadaan di lokasi hingga selepas magrib. Tidak ditemukan lagi perubahan warna mencolok seperti yang terlihat dalam rekaman warga.
Berdasarkan informasi yang diperoleh kepolisian dari ketua RW setempat, perubahan warna tersebut berlangsung relatif singkat. Fenomena diperkirakan terjadi mulai sekitar pukul 11.00 WIB hingga menjelang pukul 12.00 WIB pada Minggu, 20 September 2026. Dengan demikian, warna merah hanya terlihat selama sekitar 30 menit hingga satu jam. Setelah itu, air secara perlahan kembali menunjukkan warna seperti kondisi normal. Durasi yang singkat tersebut menjadi salah satu hal yang akan diperhatikan dalam mencari penyebabnya. Polisi belum memberikan kesimpulan mengenai zat atau faktor tertentu yang membuat air berubah warna.
Kepala Desa Cibadung Badri juga membenarkan adanya laporan dari warga mengenai kejadian tersebut. Ia mengaku tidak menyaksikan secara langsung ketika air sedang berwarna merah karena saat tiba di lokasi kondisinya sudah kembali normal. Meski demikian, Badri tidak ingin berbagai dugaan berkembang tanpa dasar yang jelas. Sampel air telah diambil untuk diperiksa lebih lanjut melalui laboratorium. Pemerintah desa juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup agar penyebab perubahan warna dapat diketahui secara ilmiah. Hasil pemeriksaan nantinya diharapkan dapat menjelaskan kandungan air saat fenomena tersebut terjadi.
Pemerintah desa meminta masyarakat tidak terburu-buru menghubungkan kejadian tersebut dengan hal-hal mistis. Perubahan warna air pada dasarnya dapat terjadi karena berbagai faktor lingkungan maupun kandungan tertentu di dalam air, tetapi penyebab pada kolam di Gunung Sindur belum dapat dipastikan sebelum pemeriksaan selesai. Karena itu, berbagai dugaan yang muncul di media sosial belum dapat dianggap sebagai kesimpulan. Pemeriksaan laboratorium dibutuhkan untuk mengetahui apakah terdapat perubahan pada kandungan kimia, material organik, atau faktor lain. Sampel yang telah diambil diharapkan memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi air. Pemerintah desa memilih menunggu hasil pengujian sebelum memberikan penjelasan lebih lanjut.
Perhatian juga tertuju pada tindakan sejumlah warga yang terlihat bersentuhan langsung dengan air ketika warnanya masih merah. Dalam video yang beredar, beberapa orang tampak berada sangat dekat dengan kolam dan mengambil air tersebut. Karena kandungannya belum diketahui, masyarakat sebaiknya tidak menggunakan air yang mengalami perubahan warna tidak biasa sebelum dipastikan aman. Perubahan warna, bau, maupun rasa pada sumber air dapat menjadi tanda adanya perubahan kondisi yang perlu diperiksa. Langkah kehati-hatian penting dilakukan terutama apabila air tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Pemeriksaan laboratorium akan membantu menentukan apakah terdapat kandungan yang berpotensi menimbulkan risiko.
Fenomena perubahan warna air sendiri dapat disebabkan oleh banyak kemungkinan. Material tanah, sedimentasi, pertumbuhan mikroorganisme tertentu, kandungan mineral, pencemaran, hingga masuknya zat dari lingkungan sekitar dapat memengaruhi warna air. Namun, kemungkinan-kemungkinan tersebut masih bersifat umum dan tidak dapat langsung diterapkan untuk menjelaskan kejadian di Desa Cibadung. Kondisi kolam, sumber aliran air, aktivitas di lingkungan sekitar, serta hasil pemeriksaan sampel harus dianalisis terlebih dahulu. Perubahan yang hanya berlangsung dalam waktu singkat juga menjadi informasi penting dalam proses pemeriksaan. Karena itu, penyebab sebenarnya masih menunggu hasil pengujian.
Pemeriksaan lingkungan di sekitar kolam juga diperlukan untuk memastikan tidak ada sumber pencemaran yang masuk secara tiba-tiba. Jika ditemukan zat tertentu, penelusuran dapat dilakukan untuk mengetahui dari mana material tersebut berasal. Sebaliknya, apabila perubahan warna disebabkan proses alami, hasil laboratorium dapat membantu menjelaskan fenomena tersebut kepada masyarakat. Penjelasan berbasis pemeriksaan diperlukan agar warga tidak mendapatkan informasi keliru dari berbagai spekulasi di media sosial. Pemerintah desa telah memilih pendekatan ilmiah untuk menjawab rasa penasaran masyarakat. Koordinasi dengan instansi terkait diharapkan mempercepat proses identifikasi.
Kepolisian sementara ini memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondisi air telah kembali normal. Tidak ada laporan mengenai perubahan warna lanjutan ketika petugas melakukan pengecekan. Meski demikian, masyarakat di sekitar lokasi tetap diminta memperhatikan apabila fenomena serupa kembali terjadi. Dokumentasi mengenai waktu, durasi, bau, warna, maupun kondisi lingkungan dapat membantu proses pemeriksaan apabila kejadian terulang. Warga juga sebaiknya segera melaporkannya kepada pemerintah desa atau instansi terkait daripada mencoba menggunakan air tersebut. Langkah tersebut penting agar sampel dapat diambil ketika perubahan warna masih berlangsung.
Penyebab air kolam di Gunung Sindur yang mendadak berwarna merah dengan demikian masih belum diketahui secara pasti. Fakta yang telah terkonfirmasi sejauh ini adalah perubahan warna memang sempat terjadi, berlangsung sekitar setengah hingga satu jam, kemudian kembali normal sebelum petugas tiba. Pemerintah Desa Cibadung telah mengambil sampel dan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pemeriksaan. Hasil laboratorium nantinya menjadi dasar untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi pada air kolam tersebut. Sampai hasil tersebut keluar, masyarakat diminta tidak membuat kesimpulan berdasarkan dugaan, termasuk mengaitkannya dengan fenomena mistis. Penjelasan ilmiah diharapkan dapat segera menjawab kehebohan yang muncul setelah video air kolam merah tersebut viral di media sosial.




