Jakarta, 11 Mei 2026 – Layanan Halte Transjakarta Kebon Sirih arah Blok M akan ditutup sementara pada 15 hingga 18 Mei 2026. Penutupan tersebut dilakukan untuk mendukung proses pekerjaan dan penyesuaian operasional di kawasan sekitar halte sehingga aktivitas layanan penumpang di titik tersebut harus dihentikan sementara selama beberapa hari ke depan.
Pihak Transjakarta mengimbau masyarakat yang biasa menggunakan halte tersebut untuk menyesuaikan rute perjalanan dan menggunakan halte alternatif terdekat selama masa penutupan berlangsung. Informasi mengenai perubahan layanan juga telah disosialisasikan kepada penumpang melalui berbagai kanal informasi agar masyarakat dapat mempersiapkan perjalanan lebih awal dan menghindari keterlambatan aktivitas sehari-hari, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Penutupan sementara halte di kawasan pusat aktivitas seperti Kebon Sirih diperkirakan akan memengaruhi mobilitas penumpang karena area tersebut menjadi salah satu jalur penting bagi pengguna transportasi umum menuju kawasan perkantoran dan pusat bisnis Jakarta. Banyak pengguna Transjakarta yang setiap hari memanfaatkan koridor tersebut untuk menuju kawasan Sudirman, Thamrin, hingga Blok M. Karena itu, masyarakat diimbau memperhatikan informasi resmi terkait pengalihan layanan agar perjalanan tetap berjalan lancar.
Pengamat transportasi menilai penyesuaian operasional seperti penutupan halte sementara merupakan hal yang umum dilakukan dalam pengembangan dan pemeliharaan sistem transportasi publik perkotaan. Meski dapat menimbulkan ketidaknyamanan sementara bagi penumpang, langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas layanan dan keselamatan fasilitas transportasi umum dalam jangka panjang. Di kota besar seperti Jakarta, pengelolaan transportasi massal memang membutuhkan penyesuaian berkala agar sistem tetap berjalan optimal.
Pihak Transjakarta memastikan layanan di koridor lain tetap beroperasi normal selama periode penutupan halte berlangsung. Masyarakat juga diharapkan mengikuti arahan petugas di lapangan dan memanfaatkan informasi digital untuk mengetahui rute alternatif yang tersedia. Dengan koordinasi dan penyesuaian perjalanan yang baik, diharapkan aktivitas pengguna transportasi umum tetap dapat berjalan lancar meski ada penutupan sementara di Halte Kebon Sirih arah Blok M tersebut.







