Paris, 23 Oktober 2026 – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, berhasil memastikan tempat di babak perempat final French Open 2026 setelah mengalahkan wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus. Dalam pertandingan babak 16 besar yang berlangsung di Arena Grand Paris, Prancis, Kamis (22/10/2026), Alwi meraih kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-17. Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi pemain muda Indonesia yang terus menunjukkan perkembangan dalam persaingan bulu tangkis internasional. Alwi mampu mengatasi tekanan dari lawan yang memiliki pengalaman lebih panjang di level elite. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang langkahnya dalam turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut.
Pertandingan berlangsung cukup ketat sejak gim pertama ketika Alwi harus menghadapi permainan agresif Ng Ka Long Angus. Wakil Hong Kong tersebut langsung unggul 3-0 pada awal pertandingan dan berusaha mengendalikan tempo permainan. Namun, Alwi mampu memberikan respons cepat dengan membalikkan keadaan menjadi 7-4 sebelum memperlebar keunggulan menjadi 9-6. Ng Ka Long tidak menyerah dan berhasil menyamakan kedudukan hingga pertandingan kembali berlangsung seimbang pada skor 11-11. Persaingan kedua pemain semakin menarik karena masing-masing berusaha mencari celah untuk menciptakan keunggulan.
Memasuki pertengahan gim pertama, Alwi mulai menemukan ritme permainan yang lebih baik dengan mengombinasikan serangan cepat dan penempatan bola yang akurat. Ia berhasil menjauh hingga unggul 16-12, meskipun Ng Ka Long terus memberikan tekanan untuk memperkecil selisih angka. Pemain Hong Kong tersebut sempat mendekat menjadi 16-15 dan kembali mengancam ketika skor mencapai 19-18. Dalam situasi tersebut, Alwi menunjukkan ketenangan dengan tidak terburu-buru mengambil keputusan saat menghadapi reli penting. Pemain Indonesia itu akhirnya mengamankan gim pertama dengan kemenangan 21-18.
Memasuki gim kedua, persaingan kembali berlangsung sengit karena Ng Ka Long berusaha memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan. Kedua pemain saling mengejar angka hingga kedudukan imbang 7-7 pada fase awal permainan. Alwi kemudian meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menciptakan keunggulan 12-7. Momentum tersebut terus dipertahankan hingga dirinya memimpin 17-12 dan semakin mendekati kemenangan. Permainan yang lebih disiplin membuat Alwi mampu menjaga kendali meskipun lawannya beberapa kali mencoba mengubah arah serangan.
Situasi menegangkan kembali terjadi menjelang akhir gim kedua ketika Alwi telah unggul jauh dengan skor 20-13. Ng Ka Long menunjukkan pengalaman dan daya juangnya dengan merebut empat poin beruntun sehingga memperkecil ketertinggalan menjadi 20-17. Tekanan tersebut sempat menunda kemenangan Alwi yang hanya membutuhkan satu angka tambahan untuk menyelesaikan pertandingan. Namun, pemain Indonesia itu berhasil menjaga konsentrasi dan mengakhiri perlawanan lawannya dengan skor 21-17. Kemenangan dua gim langsung tersebut memastikan Alwi melangkah ke babak delapan besar tanpa harus menjalani pertandingan penentuan.
Keberhasilan Alwi semakin berarti karena Ng Ka Long Angus sebelumnya mencatatkan kemenangan mengejutkan atas unggulan kedua asal Denmark, Anders Antonsen, pada babak pertama. Pemain Hong Kong tersebut menyingkirkan Antonsen melalui pertandingan dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-19. Hasil itu menunjukkan bahwa Ng Ka Long datang ke babak 16 besar dengan performa yang patut diperhitungkan. Meski menghadapi lawan yang sedang percaya diri, Alwi mampu menjalankan strategi permainan dengan efektif. Kedisiplinan dalam mengikuti arahan pelatih menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilannya mengatasi tekanan sepanjang pertandingan.
Alwi Farhan bukan satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil memastikan tiket perempat final dari sektor tunggal putra. Sebelumnya, Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed juga berhasil melangkah ke babak delapan besar setelah mengalahkan pemain Jepang, Koki Watanabe. Ubed meraih kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-14 dalam pertandingan babak 16 besar. Keberhasilan kedua pemain muda tersebut menjadi kabar positif bagi perkembangan sektor tunggal putra Indonesia. Penampilan mereka memperlihatkan kemampuan generasi penerus dalam bersaing menghadapi pemain yang lebih berpengalaman pada turnamen internasional.
Pada babak perempat final French Open 2026, Alwi Farhan akan menghadapi tantangan yang semakin berat karena persaingan memasuki fase penentuan. Ia perlu menjaga kondisi fisik, konsentrasi, serta efektivitas permainan agar mampu mempertahankan momentum positif. Pengalaman tampil di perempat final Denmark Open pada pekan sebelumnya menjadi bekal berharga untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Alwi juga bertekad mengerahkan kemampuan terbaiknya demi membuka peluang melangkah lebih jauh dalam turnamen ini. Dengan keberhasilan mengalahkan Ng Ka Long Angus, Alwi kini memiliki kesempatan untuk kembali membuktikan kualitasnya sekaligus menjaga harapan Indonesia meraih prestasi di French Open 2026.




