Jakarta, 26 September 2026 –
Timnas Jerman akan menjamu Yunani dalam pertandingan kedua Grup A2 UEFA Nations League 2026-2027 di WWK Arena, Augsburg, Senin, 28 September 2026 pukul 01.45 WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Jerman untuk memburu kemenangan pertama sejak Jürgen Klopp mengambil alih kursi pelatih. Die Mannschaft sebelumnya harus puas bermain imbang 1-1 melawan Belanda setelah keunggulan melalui Felix Nmecha dibatalkan Cody Gakpo pada menit ke-92. Sementara itu, Yunani datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Serbia 2-1 pada pertandingan pembuka.
Jerman sebenarnya menunjukkan sejumlah tanda positif dalam pertandingan pertama Klopp di Amsterdam. Mereka mampu unggul melalui Nmecha dan bertahan hingga memasuki masa tambahan waktu sebelum Gakpo mencetak gol penyeimbang. Hasil tersebut membuat Jerman baru mengoleksi satu poin, sedangkan Yunani langsung berada dalam posisi lebih baik setelah memperoleh tiga poin dari Serbia. Bermain di Augsburg memberikan keuntungan tersendiri bagi Jerman karena kali ini mereka mendapatkan dukungan langsung publik sendiri. Klopp diperkirakan kembali meminta timnya bermain agresif, menekan sejak area lawan, dan meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir.
Masalah terbesar Jerman menjelang pertandingan adalah kondisi skuad setelah Jamal Musiala dan Kai Havertz dipastikan meninggalkan tim karena cedera. Absennya dua pemain tersebut mengurangi pilihan Klopp dalam membangun serangan, terutama di area antara lini tengah dan pertahanan lawan. Felix Nmecha berpeluang kembali mendapatkan peran penting setelah mencetak gol ke gawang Belanda, sementara Joshua Kimmich menjadi salah satu pemain yang diharapkan mengendalikan tempo dari lini tengah. Karim Adeyemi, Serge Gnabry, Nadiem Amiri, dan Kevin Schade juga tersedia sebagai alternatif untuk mengisi sektor ofensif. Situasi tersebut membuat Klopp harus melakukan penyesuaian dibandingkan susunan yang digunakannya pada laga pertama.
Yunani tidak dapat dianggap sebagai lawan mudah setelah memperlihatkan mental kuat ketika menghadapi Serbia. Tim asuhan Ivan Jovanovic mampu membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan 2-1 melalui gol Tasos Douvikas pada masa tambahan waktu. Christos Tzolis menjadi salah satu pemain yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena dapat memberikan ancaman dari area serang. Yunani juga memiliki Konstantinos Karetsas yang kembali tersedia setelah sebelumnya mengalami masalah kesehatan. Kepercayaan diri setelah kemenangan pada laga pertama berpotensi membuat Yunani berani memainkan transisi cepat ketika Jerman kehilangan bola.
Catatan pertemuan kedua negara memberikan keuntungan besar kepada Jerman. Dalam 10 pertandingan melawan Yunani, termasuk pertandingan yang dimainkan dengan nama Jerman Barat, Jerman belum pernah menelan kekalahan dengan catatan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang. Pertemuan terakhir berlangsung pada laga persahabatan menjelang Euro 2024 ketika Jerman menang 2-1 setelah sempat tertinggal pada babak pertama. Pertemuan kompetitif sebelumnya terjadi pada perempat final Euro 2012 yang dimenangkan Jerman dengan skor 4-2. Secara keseluruhan, Jerman telah mencetak 23 gol dan kebobolan 10 kali dalam 10 pertemuan tersebut.
Meski memiliki rekor pertemuan yang dominan, Jerman tetap perlu mewaspadai kondisi pertahanannya. Die Mannschaft belum mencatatkan clean sheet dalam enam pertandingan terakhir sehingga Yunani memiliki peluang menciptakan ancaman apabila mampu mengeksploitasi ruang melalui serangan balik. Absennya Musiala dan Havertz juga berpotensi membuat kreativitas serangan tuan rumah sedikit berkurang. Namun, kedalaman skuad serta keuntungan bermain di kandang memberi Jerman banyak pilihan untuk mengendalikan pertandingan. Duel lini tengah dan kemampuan tuan rumah membatasi transisi cepat Yunani kemungkinan menjadi faktor penting dalam menentukan jalannya laga.
Dengan kondisi tersebut, pertandingan berpotensi berjalan terbuka karena kedua tim memiliki alasan kuat mengejar tiga poin. Jerman membutuhkan kemenangan untuk menjaga persaingan Grup A2 sekaligus memberikan hasil positif pertama bagi Klopp, sedangkan Yunani berusaha mempertahankan momentum setelah mengalahkan Serbia. Jerman memiliki keunggulan dari kualitas individu, rekor pertemuan, dan faktor kandang, tetapi kehilangan dua pemain penting membuat pertandingan berpotensi berlangsung lebih ketat. Yunani mempunyai kemampuan mencetak gol, sehingga peluang kedua tim membobol gawang lawan cukup terbuka. Prediksi skor untuk pertandingan ini adalah Jerman 2-1 Yunani, dengan tuan rumah diperkirakan harus bekerja keras hingga akhir untuk mendapatkan tiga poin pertamanya di era Klopp.




