Jakarta, 23 Mei 2026 – Tiga remaja di Sumatera Barat dilaporkan mengalami keracunan diduga akibat menghirup asap genset saat terjadi pemadaman listrik, dan dua di antaranya meninggal dunia. Peristiwa tersebut langsung mengundang perhatian masyarakat karena terjadi di tengah gangguan listrik yang sempat melanda sejumlah wilayah. Korban disebut berada di lokasi dekat genset yang menyala ketika asap hasil pembakaran mesin diduga memenuhi ruangan dan menyebabkan gangguan pernapasan serius. Pengamat keselamatan lingkungan menjelaskan bahwa penggunaan genset di ruang tertutup atau ventilasi buruk sangat berbahaya karena menghasilkan gas karbon monoksida yang tidak berwarna dan tidak berbau, namun dapat mematikan apabila terhirup dalam jumlah tinggi.
Menurut informasi awal yang berkembang, kejadian bermula saat listrik padam dan genset digunakan sebagai sumber energi cadangan. Dalam kondisi tertentu, asap dari genset diduga terakumulasi di area sekitar korban sehingga menyebabkan ketiganya mengalami sesak napas dan kehilangan kesadaran. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berusaha memberikan pertolongan dan membawa para korban ke fasilitas kesehatan. Namun dua remaja dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih mendapatkan penanganan medis. Pengamat kesehatan menjelaskan bahwa paparan karbon monoksida dapat menyerang tubuh dengan sangat cepat karena gas tersebut menghambat distribusi oksigen dalam darah dan dapat menyebabkan korban kehilangan kesadaran tanpa gejala yang langsung terasa.
Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya penggunaan genset secara aman, terutama saat terjadi pemadaman listrik berkepanjangan. Banyak warga menggunakan genset untuk menjaga aktivitas rumah tangga dan usaha tetap berjalan ketika pasokan listrik terganggu. Namun pengamat keselamatan kerja menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami risiko penggunaan genset di area tertutup, dekat kamar, atau tanpa sirkulasi udara memadai. Karena itu, edukasi mengenai tata cara penggunaan genset yang benar dinilai sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Di sisi lain, pemadaman listrik yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Sumatera juga membuat penggunaan genset meningkat drastis di lingkungan masyarakat. Pengamat energi menjelaskan bahwa ketergantungan terhadap genset sebagai sumber listrik darurat memang cukup tinggi, terutama di daerah yang mengalami pemadaman dalam waktu lama. Namun penggunaan alat tersebut tetap harus memperhatikan standar keselamatan agar tidak menimbulkan risiko kebakaran maupun keracunan gas berbahaya yang dapat mengancam nyawa penghuni rumah.
Tragedi yang menewaskan dua remaja di Sumatera Barat akibat dugaan keracunan asap genset menjadi pengingat serius mengenai pentingnya kewaspadaan saat menggunakan sumber listrik cadangan. Pengamat keselamatan lingkungan menilai sosialisasi penggunaan genset yang aman perlu terus diperkuat agar masyarakat memahami bahaya gas karbon monoksida yang sering tidak disadari keberadaannya. Dengan penggunaan yang tepat dan ventilasi yang memadai, risiko kecelakaan fatal akibat genset diharapkan dapat dicegah di tengah kebutuhan masyarakat terhadap sumber listrik alternatif saat pemadaman terjadi.







